Perjalanan Wine di Eropa

gudang wine eropa

Setelah kita membahas mengenai sejarah penemuan dan pembuatan wine di daerah asia barat dan china, kali ini kita akan membahas cerita wine di daerah eropa. Seperti yang kita ketahui dan sering kita lihat bahwa wine adalah hal sangat umum dan lumrah juga sangat disukai oleh orang orang eropa. Seringkali wine dijadikan sebagai simbol untuk merayakan hari bahagia dan juga untuk dinikmati bersama orang yang kita cinta. Wine seperti sudah menjadi sebuah minuman pokok yang harus selalu ada di setiap hari orang orang di eropa. Mari kita bahas sedikit sejarah perjalanan wine di eropa

Di Eropa, buah anggur liar (Vitis vinifera) pip telah ditemukan didalam sejarah dan di waktu yang cukup lama dan kuno, seperti pada Gua Franchthi, di Yunani (sekitar 12.000 tahun yang lalu), dan Balma de l’Abeurador, Prancis (sekitar 10.000 tahun yang lalu). Tetapi bukti buah anggur yang diolah menjadi wine untuk wilayah eropa, ternyata lebih lama dari bukti yang di temukan di Asia timur. Ini menjadikan bukti bahwa wine sudah ditemukan terlebih dahulu di asia timur sebelum mulai di nikmati oleh orang orang di eropa. Namun untuk daerah asia barat, disana di temukan bukti dan faktar bahwa wine dinikmati dan di buat pada sekitar tahun dan waktu yang sama seperti orang orang di eropa.

lalu pada Penggalian di sebuah situs di Yunani yang disebut Dikili Tash, ditemukan buah anggur dan kulit kosong, yang kurang lebih berada berumur diantara 4400-4000 SM, ini merupakan bukti paling tua yang ditemukan hingga saat ini di Aegean. Disana ditemukan Gelas tanah liat yang mengandung jus anggur dan wine, oleh parah peneliti ini dianggap mewakili bukti untuk fermentasi di Dikili Tash, dan disana juga ditemukan sisa sisa tanaman anggur seperti kayu serta ranting yang semakin mendukung penemuan wine di situs tersebut. Lalu juga ditemukan Instalasi produksi wine berumur sekitar 4000 SM di situs Areni 1 di Armenia, yang terdiri dari platform untuk menghancurkan buah anggur, metode memindahkan cairan yang dihancurkan ke dalam toples penyimpanan dan ini adalah merupakan bukti dari pemrosesan buah anggur menjadi wine di eropa saat itu.

Pada masa kejayaan kerajaan Romawi, terdapat kemungkinan yang besar bahwa wine disebarkan pada saat mereka melakukan ekspansi untuk memperluas kerajaan mereka. Ekpansi ini membuat Penyebaran wine mencapai wilayah Mediterania dan Eropa barat, dan saat itu wine menjadi komoditas ekonomi dan budaya yang sangat dihargai. Hingga akhirnya pada akhir abad pertama SM, wine telah menjadi produk komersial utama yang sangat dicari dan diminati oleh orang orang di eropa pada zaman itu.